* Aku Bukan Apa-apa *
aku lembut menebar kelabu
Diatas bukit itu diam-diam terhempas oleh angin hujan yang menerpa reriungan jemari di dada ini
seakan tak mampu memberikan sejuta ruang yang kau inginkan..
Aku adalah manusia yang mungkin tak pernah ada yang menginginkan sepertimu sebab kelembutan dan ruang tak mampu aku berikan, sebab akupun tak tau dengan itu.. Yang jelas rasa syukur atas segudang kenikmatan yang tak di pahami sebagai kenikmatan oleh sebagian manusia aku akan tetap mensyukurinya. Terkadang perasaan dan hati sesekali ingin memberikan seperti yang banyak orang berikan terhadapnya namun akupun tak tau apa yang harus aku perbuat atas dia. Kekasihku jika debu-debu di jalan yang menempel pada roda yang berputar intu mampu tegerak oleh angin yang menghembuskannya maka aku juga bergerak walau kau di dalam mobil dengan pintu tertutup rapat dan tak ada yang tau.. Kecuali mereka yang berjalan menggeladang di pinggir jalan lalu merasakan deburan debu yang terdorong oleh angin.
Aku bukan manusia yang seperti kau inginkan Kekasihku, terus terang dengan adanya peringatan ulang tahun ini aku sangat kecewa dengan diriku sendiri, sebab sepotong debu tak akan mungkin bisa mengimbangi bagi mereka yang ada di dalam mobil.
Aku tak mampu
Aku tak pantas
Aku sangat egois
Aku sangat bangsat..
---
Seragen 15 Desember 2021
Roni

Comments