sepetak sengketa
Bersemayam diatas bait-bait tak terbendung
membelai kemiskinan dalam dekapan sengketa hujan
merayap terbendung diatas pelarian keheningan
melepas dahaga diantara hujan dan tak terganti
pulas lalu m mukau keheningan diam dan menebar ketidak seimbangan hidup antara gemercik ruh p pohonan menaunginya
ketika sengketa itu datang dikala pagi hari
gelap gulita membela sepinya air hujan yang merayap sepi dalam kehampaan ini
menebar kegelisahan yang semakin muncul dalam heningnya mentari
menepuk badan layaknya tetesan hujan yang datang dini hari
melepas penat kegelidahan yang tak pernah terganti

Comments