Ego

YANG TIDAK SEPAHAM,SILAKAN TULISKAN SENDIRI..
TIDAK HARUS MEMBULLY ATAU SEJENISNYA..
Identitas Bangsa
Perbedaan orang yang berpakaian kebarat-baratan dengan berpakaian kearab-araban itu terletak dalam menyampaikan subtansi dari perintahnya itu sendiri.
Mereka yang menggunakan Jeans atau Kemeja tidak ada penekanan agama, apalagi mengiming-ngimingi seseorang atas janji sorga dan ancaman neraka apabila tidak mengikutinya.
Mereka yang kearab-araban, ada sedikit penekanan dalam menyebarkan mengenai pakaian yang mereka anggap telah mengikuti dari aturan agama,
Agama sebenarnya memerintahkan hanya cukup berpakaian sopan, bersih menutupi aurat dan tidak berlebihan.
Dalam hal ini adanya kefahaman yang tidak terserap dan itu diberitakan dan syiarkan dalam kontek kepatuhan terhadap perintah Tuhan dan Nabinya secara terus-menerus agar terjadinya kesergaman, tapi mereka melupakan jati dirinya sendiri.
Sebenarnya siapapun boleh berpakaian apapun, mau ketimur tengahan, mau kebarat-baratan, yang menjadi masalah adalah adanya penekanan sebuah nilai kebenaran sepihak yang dimonopoli oleh segelintir orang.
Lihat saja kasus orang" yang melepas jilbabnya hanya karena mungkin dia berubah pikiran karena alasan tertentu, tapi apa yang terjadi setelah itu, penghakiman begitu ramai dan sampai ketingkat pembulian bahkan sampai penghinaan fisik.
Berpakaian itu hak asasi seseorang sebenarnya, manusia dibebaskan atas kehendak pribadinya dan menerima dengan segala konsekwensi yang akan didapatkannya.
Hanya hak tersebutpun akan menjadi berbenturan ketika adanya monopoli kebenaran dari pakaian yang kita gunakan dan membuat penghakiman terhadap mereka yang tidak seragam dalam pakaian tadi dengan kita, nah itu yang bahaya..
Nah, mengkampanyekan pakaian atas dalih agama akan menimbulkan kerancuan, terutama dinegara yang multi etnis dan agama seperti Indonesia, apalagi sebenarnya cadar dan Janggut itu sebelum agama Islam datang, mereka orang Yahudi, Timur tengah sana sudah menggunakannya, bahkan dari jaman Nabi Musa, Firaun itu berjanggut.
Lalu apabila Cadar dan Janggut itu ada sebelum kedatangan Islam artinya mereka yang belum mengenal Islam sudah menerapkan itu karena itu adalah bagian dari Budaya orang arab sana.
Firaun saja berjanggut, Bergamis, Abu Jahal, Abu Sofyan, Abu Lahab, mereka adalah para jahiliyah dan memusuhi Islam itu sendiri yang saat itu justru sudah menerapkan itu.
Hindun adalah perempuan jahiliyah saat itu yang sangat memusuhi dakwahnya Nabi Muhammad. S.A.W, pun sudah berhijab dan bercadar saat itu. Hindun dalam kisahnya begitu sadisnya memakan Jantung Hamzah salah seorang sahabat Nabi Muhammad saat itu yang tewas dalam peperangan..
mmmm, lalu rekomendasi agama itu dalam hal pakaian adalah sopan, bersih dan menutupi aurat, tidak ada penekanan cadar, bercelana cingkrang, berjanggut menjadi sebuah keharusan dan kewajiban dalam perintah Allah.
Diluar dari itu semua bahwa Ahlak dan Prilaku yang baik adalah bentuk dari tauladan dan contoh yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad. S.A.W, apabila hijab dan cadarmu tidak ada perbedaan dalam hal itu apakah Firaun dan Hindun mewakili dari agama dan panutanmu ?
Dan terutama, ketika kita dilahirkan di bumi Indonesia, sebenarnya takdir, fitrah, ketetapan tersebut harus melekat sebagai Identitas diri, bahkan identitas bangsa dan itu ada tersirat dalam firmanNya
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal“. (Q.S. al-Ĥujurāt/ 49: 13).
Apabila konteks berbangsa dan bersuku ini kita rubah, artinya kita melawan ketetapanNya.
Kita dilahirkan di Indonesia, maka jadilah orang Indonesia, tunjukan identitas kebangsaanmu, bukan malah merubahnya menjadi budaya bangsa lain.
Seperti secangkir kopi, dari seruputannya kita bisa membedakan dari mana asal kopi tersebut dipanen..
Pakaian itu tidak beragama saut kawanku , prilaku dan ahlak kitalah simbol dari agama yang kita anut..!!
Rahayu..

Comments

Popular Posts