abstrak dalam naif
angin itu datang tampa di undang
berhembusa dalam sunyinya kehidupan
menghilangkan hawa yang panas
megalir dalam setiap mentari dan senja
memaniskan kopi yang terlalu pahit
membangun kenyataan
dalam mimpi halusinasi
dan percayalah bahwa hujan adalah rahmat
maka badaipun bukan musibah
meski kedatangan yang dapat merusak segalanya
banyaklah bercermin dalam kehiduapan
supaya kamu memahami peranmu dalam sandiwara itu
berhembusa dalam sunyinya kehidupan
menghilangkan hawa yang panas
megalir dalam setiap mentari dan senja
memaniskan kopi yang terlalu pahit
membangun kenyataan
dalam mimpi halusinasi
dan percayalah bahwa hujan adalah rahmat
maka badaipun bukan musibah
meski kedatangan yang dapat merusak segalanya
banyaklah bercermin dalam kehiduapan
supaya kamu memahami peranmu dalam sandiwara itu

Comments