Menyapa Hujan
Semoga nanti di keberangkatanmu yang kedua ini dapat memberikan kepastian-kepastian tentang mimpi yang sedikit demi sedikit mulai nampak dengan tidak kita sadari. Meskipun kepulanganmu untuk yang pertama kali ini sedikit membuat rinduku itu menjadi hampa yang berdampak pada kekhawatiran tentang berbagai mimpi untuk menjadi nyata di esok hari
Kepulanganmu ini memang tidak seutuhnya untukku, tapi setidaknya selepas rindu itu senyummu mampu menggairahkan hidupku untuk kembali berfokus terhadap harapan dan cita-cita yang mungkin telah menjadi mimpiku di setiap malamku itu. Kuharap engkau mampu berubah dan mengubah segala hal yang akan menyakitimu kelak, meski saat ini mungkin hanya aku yang merasakan sakit itu.
Hiruk pikuk perkotaan dan susahnya mencari tetesan cuan yang dapat memenuhi kebutuhan cita-cita kadang membuatku bertanya-tanya, akankah aku akan begini-begini saja? tetapi ternyata lewat kesadaran yang telah aku tanamkan yang memang sejak awal aku telah memiliki prinsip bahwa aku akan menjadi orang yang berbeda serta bahagia atas pembelajaran hal baru yang tidak akan pernah aku duga.
Lalu ke singgahan mu di sana kemudian memberikan pandangan baru bahwa banyak hal yang belum kita tau, banyak hal yang perlu kita tau, dan banyak kebutuhan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupku. Tentang untuk apa kita dilahirkan, tentang untuk apa kita perlu pendamping hidup, dan tantang untuk apa kita mati dan dikembalikan kalau tidak menemukan yang ia harapkan.
Perspektif tentang kebahagiaan memang setiap orang memiliki paradigma yang berbeda-beda, namun dari banyakannya paradigma manusia itu, yang akan nyata adalah kedamaian yang ada dalam rasa. Mungkin dalam perasaan manusia ada yang sudah cukup dengan hidup menerima tantangan darinya, lalu menemukan solusi untuk dapat memecahkan lalu menikmatinya.
Namun ada juga di antara kita yang akan tetap bernyala memproses tentang cita-cita dan harapan demi terwujudnya mimpi yang dapat menghiasi menuju tantangan dan harapan yang ada di dalam setiap mimpi. Selagi ada waktu marilah kita mengatur strategi tentang cita-cita dan harapan yang sering kita renungi terkait dengan bagaimana kita dilahirkan lalu kita dimatikan.
#Selamat Berproses

Comments