Bali dan kekasihku malam ini
Tak banyak yang mampu aku ucapkan di malam dingin bali hari ini, meski pagi tadi mendung menyelimuti kita untuk menjeda menjemput kita dalam jejak kaki keramaian. beranjak ke dalam pembagian kebahagiaan kita terhadap manusia-manusia yang dapat berperan untuk sedikit merasakan kebahagiaan yang selama ini kami kita jalani dalam senandung ceria bali. Yang sedikit banyak tak bisa aku rangkai ke dalam kemasan tulisan yang pantas untuk di baca, yang jelas banyak peran yang mendorong kita sampai ke titik ini, banyak canda dan pikiran yang menjemput kita, banyak asa yang tak mampu kita tuangkan dalam secangkir kopi lalu menikmatinya bersama.
Bali dan senandung pagi ini..
Tak banyak sapaan dan ringkasan cerita tatkala mentari menyinari dengan penuh kesan dan penuh pembelajaran yang dapat kita perjuangkan untuk di terapkan dalam masa depan kami. Meskipun secercah kerikil di antara pasir yang menimbun laut atuh nusa penida membangkitkan kita dalam angin yang meronta dalam jiwa, lalu mengejar waktu untuk dapat kembali dalam jembatan gelombang yang menghubungkan bali dan nusa penida. Lalu sapaan harum dupa dalam sanur mengibaskan harumnya beserta lembayung senja yang melepaskan kita di antara bali nusa penida.
Kekasihku bali ini mengajarkan kita banyak hal tentang kembali dalam diri kita kembali dalam diriku, kembali dalam dirimu lalu menyatu dan kembali berdaulat dengan penuh kebahagiaan yang tak pernah ada sebelumnya. Bali dan senyummu serta berbagai kebahagiaan

Comments