Manusia Penuh Perkara

 Menjadi manusia seperti apalagi yang di dunia dapat memberikan pengaruh lebih terhadap sesama, sesama ciptaannya yang memberikan pengaruh besar terhadap seluruh manusia. kadang-kadang menahan ego saja dalam menjalani berbagai hal itu tidak cukup, aku manusia biasa yang di setiap gelapnya aku redup bak bunga yang menjalar dalam setiap insan. bahu-bahu hujan meratap jelas tatkala mendung itu menyelimuti sekujur Nandi yang kian menjadi. Banyak perkara-perkara yang tak mampu aku sampaikan terhadap seluruh manusia dalam gelombang yang hakiki. aku manusia salah, aku manusia yang lebah yang sudah sewajarnya mulai berbenah, bahwa berbenah tidak harus menunggu masa, tapi berbenah adalah belajar dan mengevaluasi diri atas apa yang telah terjadi.


Dalam banyak perkara lagi mungkin banyak orang yang pada akhirnya mempertanyakan soal kesehatannya, atau menanyakan soal masalah yang datang dalam hidupnya, bahwa aku berada di sini hanya untukmu, adalah orang yang mampu sepertiku, mencintai sepenuh hati dengan segala kekurangan yang selama ini aku miliki, tak paham sedalam apa lagi yang akan kau tanamkan dalam setiap gelombang dalam diri, bahwa dalam hidup semua menjalani dengan persoalan dan caranya masing-masing.


sebenarnya dalam hidup dan kehidupan yang akan aku jalani nanti aku tak ingin adanya perselisihan dan tangis dalam setiap gerak, bahwa orang akan punya banyak masa perenungan untuk dapat memperbaiki diri lagi, bahwa orang dengan segala kelembutan dan pola pikir yang sungguh-sungguh tak terbatas. Namun dalam setiap ucapan bisa jadi menjelma menjadi remang0remang hitam yang pada nantinya akan menyelimutimu. Kekasih pahamulah aku, bahwa aku adalah sepotong nadi dengan tidak sempurnakan yang seharunya engkau miliki, bahwa aku adalah selembar daun kering yang meresapi dalam sepotong jeruji hitam yang dikira kau tak mau peduli, serta sedalam apalagi cinta ini menjelma dalam sepotong kelembutan yang sudah semestinya engkau miliki, maafkan aku yang mencoba menjadi.

Comments

Popular Posts