* cerah retak dan menembus batas*
Masa ini mungkin bukan perkara bagaimana atau entah bagaimana, suyi dan kian menembus..
Gelap dan kian membara menerpa tembok-tembok biru yang entah terbang kemana,
Sunyi ini bagaikan laut yang tak berujung menembus batasan-batasan yang kembali menerpa, entah sedalam apa terpan ini sehingga masa tak membuatnya bergejola diantara ranting-ranting pohon yang sepi.
Bahkan ada sebiji pohon yang ingin tumbuh dan entah tau atau ndak mau berkembang seperti apa mau membalas bagaimana kepada mereka yang menjaga bahkan terus mempersulitnya,
Gemuruh suci tiada henti
Kosong tak bernyala
Bahkan tak bergaira, apa yang menjadi prasangka atas dirinya..
Semoga terlepas atas bait kepastian,
Semoga menyala atas riuh yang bernyala,
Tonghakan asmara
Tonghakan kehidupan
Gelapan gemuruh suci dtaias bentong beryala
Menerpa daun daun
Haju bergaliat atas ketiadaan
Jangan-jangan
Menyala
Jangan-jangan menyepi
Jangan-jangan
Bergemuru
Entahlah apa ity

Comments