Terpaanmu Dari Angin
Belajar dari angin
Yang sering kaesana kemari
Mengajar mimpi-mimpi yang terlintas
Meneteskan embun dari daun
Menerpa daun-daun yang riang
Kedatanganya kadang tak di harapkan
Kadang diharapkan
Kadang menenangkan
Kadang membawa bencana bagi mereka
Yang memeberontak atas ketidakpastian
Maaf aku hanya sebatas angin yang mengejar mimpi dan tak kerlihat olehmu
Aku pilu aku curam
Terhadap hembusan permata langit
Yang menipis melekat
Pada seujung daun kemuliaan penantian
Rambut pilu menatap lorong lanigit bintang
Dan syukuru apa adanya
Hidup adalag anugrah.
WONOSOBO 1 Mei 2020
@akarbunganusantara

Comments