*Air Mata Pelukan*
Meneteslah kekasih,
air matamu tak se kotor bayangnmu, melihat jaman yang begitu pengat ini.. Tak munafik bila kita tetap menyesuikan meski terkadang di tengah hal banyak sekali keresahan bahkan yang membuat hati kamu beetanya-tanya tentang bagaimana nanti. Bahkan tak ada lagi harapan serta tetesan air mata yang ikhlas melainkan berada di sujut pencipta, permasalahan tak bisa kita hindari bahkan diam-diam engkau tak menyimaknya, maka marilah kita mencari celah kebahagian yang ada dibaliknya. Percayalah bukan keresahan yang tuhan harapkan di hidupmu melainkan celah fikiran yang agar kamu bisa mencoba memahami. Maka mendekatlah kekasih dalam Pelukanku biar air matamu menetes di antara nadiku, mendekatlah denganku kekasih marilah kita saling menguatkan agar senantiasa kobaran semangat menyala di antara apa yang kita rasakan, kedewasaan serta ingat jalan mati yang pasti maka dengan berusaha den penuh keihlasan maka percayalah bahawa segala sesuatu yang bisa kita fikirkan ada dalam diri kita, menagislah kekasih aku tak mau engkau berhenti menangis karena aku yang aku harapkan hanya tangisan yang ikhlas dan kembali menyadari bahwa segala sesuatu di muali dari diri sendiri dan diri ini adalah kamu dan aku yang menjadi kita.
Wonosobo 15 juli 2020
@akarbunganusantara

Comments