tuhan milik siapa?
Ada yang sibuk menemani dan ada yang sibuk mencari, melihat dan merasakan apa yang terjadi sungguh hal yang sederhana tapi tak tau dengannya yang taklagi mempedulikan rasa yang terjadi. Karena sungguh semakin hari tak akan semakin mudah kecuali sadar betul bahwa tak ada yang mudah, yang perlu di pondasikan hanyalah kita semua punya tuhan yang lebih bisa meraba kedalam tentang betapa besar tuhan dalam menguji segala hal duniawi sebagai bekal di suatu hari nanti. Tuhan tidak tidur, dan tuhan tau betul apa yang akan terjadi.. Sedangkan kita tak tau betul tentang diri ini apalagi dunia ini, maka hanya sebatas fikiran, dan imajinasi yang senantiasa dapat membuka hati akan jalan kesadaran tentang dunia ini, bagiku tak ada siksaan di suatu hari nanti, yang ada hanya peebuatan yang di lakukan dalam hidup lalu sudah sepntasnya kita bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan. Sadarilah bahwa itu bukan siksaan, melainkan pertanggung jawaban. Demikian juga kebaikan yang di janjikan akan betapa luas balasanya. Lalu kenapa sebagian dari diri kita semua tak menyadari hal itu, dimana ketika kita berbuat yang di anggap baik selalu tersenyum dan sangat menunggu imbalan, tetapi ketika kita berbuat buruk bisa tertawa dan nikmat sehingga lupa dengan balasan. Tuhan tidak dagang dengan kita, tuhan tidak memilih, tuhanpun tidak seperti yang kita fikirkan, apalagi kita bayangkan, maka dengan demikianlah jangan pernah beribut dengan tuhan tapi cobalah meraba diri agar kelak bisa menyadarai akan betapa dekatnya kita dengan tuhan.
Wc Bengkel Rio Motor, 2 September 2020
@akarbunganusantara

Comments