*Lembaran Hidup*



Kata tak lagi mewakili
gemuruh pelor terhempas
jenaka riang membungkam kulit
kobaran air bergelombang bergemuru
dalam palung dada

Tak ada yang tau ketulusan hati
tak ada yang tau niatan pribadi
hanya yang maha tau yang mengetahui hal itu
kata ini sangatlah tak mewakili
namun setidaknya kata ini dapat menemani

Banyak yang mempersoalkan tentang hal yang ada dalam hidupnya
sedang hal itu hanya berbeda pola dan aksara yang tertanam
tidak sesederhana itu sang pencipta menciptakan yang ada
mungkin hanya engkau yang sibuk mempersoalkan yang ada
sehingga tidak memahami yang ada dengan apa adanya

Percayalah bahwa sang pencipta lebih bisa memahami kita
meski tidak apa adanya
lapangkanlah pikiran dan jernihkanlah rasa sehingga dengan hati yang jerni bisa terbatasi oleh fikiran yang luas
jangan pernah berhenti untuk tidak berhenti
jangan pernah berdiri meski di caci maki

Teruslah berjuang dengan bimbingan banyak aspek
terus berlayar meski badai akan menerpamu
tak ada yang perlu di sesali kecuali lebih baik lagi
Tak ada orang yang lemah dan tidak benar selama kita terus berjuang dan memahami.
Ingat ini tidak lama, biasa saja

Wonosobo, 07 juli 2020
@akarbunganusantara

Comments

Popular Posts