*tiga hari hidup*
tentang merayu nafasmu
tentang menedekap nafsumu
itu tentang hari lalu
kufikir maut kan menjemputmu
tak tak jadi atas kesederhanaanmu
Pagi ini bayang-bayang pilu menerka jantungku
tak ku sangka engkau begitu adanya
Langit membisu
mendengar kabut rindu memelukmu
terdiam atas tetesan hujan air matamu
Berlarilah menepi pada hakikatmu
sadarilah dan sabarlah
hidup memang teka-teki
dan nafasmu misteri
langkahmu gaib atas ingatan masa lalu
kakimu terhenti atas hari itu
bergeraklah atas kebahagian
bergeraklah atas cinta
meski goresan itu dapat melukaimu
meski goresan itu melelahkanmu
tapi jangan kau agap goresan itu melemahkanmu
lepaskanlah penat pilu yang ada
lepaskanlah penat asmara yang membara
daun itu tak tersampaikan oleh waktu
karena yang fana hanyalah waktu
Jika kau tau itu
tertawalah atas tangismu
menagislah atas waktu itu
bersedialah atas waktu nanti
Hidup adalah hari ini
tak tau dengan hari eseok
Percayalah bahwa itu hanya tiga hari
Pada suatu hari nanti
Pada hari yang lalu
Pada hari ini
Itulah misteri
Yang kamu jalani.
Wonosobo 25 Juni 2020
@akarbunganusantara

Comments